BUMDESMA LKD ‘BUMI MATARAM SEJAHTERA’ KECAMATAN PLERET KABUPATEN BANTUL MEMPUNYAI DIREKTUR BARU
Badan Usaha Milik Desa Bersama
(BUMDesma) merupakan salah satu wujud penguatan ekonomi desa yang lahir dari
proses transformasi Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Program Nasional Pemberdayaan
Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan. Transformasi ini dilakukan sebagai upaya
menjaga keberlanjutan aset, kegiatan, serta dana bergulir yang telah dikelola
oleh masyarakat selama program PNPM berlangsung.
Seiring berakhirnya PNPM, UPK
yang sebelumnya berfungsi sebagai pengelola dana bergulir di tingkat kecamatan
kemudian bertransformasi menjadi BUMDesma. Perubahan ini tidak hanya bersifat
administratif, tetapi juga memperkuat kelembagaan agar lebih legal,
profesional, dan berorientasi pada pengembangan usaha ekonomi masyarakat desa.
Bumdesma LKD ‘BUMI MATARAM
SEJAHTERA’ Kecamatan Pleret kabupaten Bantul merupakan salah satu hasil
transformasi dari UPK PNPM-Mandiri Perdesaan. Kelembagaan hasil transformasi
pada posisi Pelaksana Operasional Bumdesma terdiri dari Direktur yang dijabat
oleh Zunus Riawan, Manajer Keuangan dijabat oleh Metiana Susi Rahutami, SE.,
dan Manajer Tata Usaha dijabat oleh Ariyanti Giyanti, SE. Ketiga personil
tersebut adalah pengelola UPK PNPM-MPd sebagai Ketua, Bendahara dan Sekretaris
dan pada proses transformasi ketiga personil tersebut ditetapkan menjadi
Direktur, Manajer Keuangan dan Manajer Tata laksana.
Pada bulan Februari 2026,
Direktur Bumdesma Zunus Riawan berhalangan tetap (mennggal dunia) sehingga
terdapat kekosongan pada jabatan Direktur. Agar jalannya organisasi bisa tetap
berjalan baik maka atas kesepakatan Dewan Penasihat, Pengawas dan Pelaksana
Operasional diputuskan untuk segera melakukan pengisian pada posisi Direktur.
Proses pengisian direktur
Bumdesma diawali dengan sosialisasi kepada masyarakat dilanjutkan dengan
pendaftaran serta seleksi. Pada proses pendaftaran terdapat 3 orang yang
mengajukan lamaran. Ketiga pendaftar selanjutnya mengikuti proses seleksi
dengan tahapan tes tertulis, tes komputer, tes wawancara dan Focus Group
Discusion (FGD). Hasil seleksi menghasilkan pendaftar atas nama Harmawan
sebagai peserta dengan nilai tertinggi.
Peserta dengan nilai tertinggi (Harmawan) selanjutnya ditetapkan menjadi Direktur Bumdesma LKD ‘BUMI MATARAM SEJAHTERA’ dalam forum Musyawarah Antar Desa Lapotan Pertanggungjawaban Bumdesma LKD ‘BUMI MATARAM SEJAHTERA’ pada hari Rabu, 29 April 2026. Pada kesempatan tersebut Direktur baru menyampaikan program kerja Bumdesma LKD ‘BUMI MATARAM SEJAHTERA’ tahun 2026. Beberapa program yang disampaikan antara lain :
- Penyelesaian kredit macet kelompok peminjam dengan pendekatan yang intensif dan humanis
- Pengembangan usaha dengan membentuk unit usaha baru, salah satunya akan membentuk Unit Usaha Pengelolaan Wisata Alam Susur Sungai Opak
- Memperluas jaringan usaha dengan melakukan kerjasama dengan perbankan
Dalam forum Musyawarah Antar Desa
(MAD) tersebut juga disampaikan Laporan Pertanggungjawaban Bumdesma LKD ‘BUMI
MATARAM SEJAHTERA’ tahun 2026. Hal-hal yang disampaikan :
- Total asset per 31 Desember 2025 Rp. 4.186.716.210,-
- Total pendapatan 2025 Rp. 783.931.800,-
- Total beban 2025 Rp. 318.995.428,-
- Laba bersih tahun 2025 Rp. 464.936.372,-


Komentar
Posting Komentar